insident bom molotov yang terjadi di oikumene di samarinda tepat nya pada tangal 11 november 2016 pelaku nya adalah juhanda seorang pria berusia 33 tahun menurut kesaksian seorang warga yang berada di dekat gereja oikumene mengatakan pria tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor dengan nomor plat H dan kemudian masuk kedalam geraja dan di lapangan parkir
pada saat itujemaat anak anak dari gereja huria kristen batak protestan (HKBP) yang sudah selesai mengadakan ibadah dan kemudian di lanjutkan oleh para jemaat umum atau orang tua
juhanda pun langsung melakukan aksinya dengan menyalakan sebuah bungkuasn dan melemparkannya di dekat jemaat anak anak yang sedng asik bermain setelah itu detuman keras dari bungkusan yang di nyalakan oleh juhanda pun terdengar
para jemaat umum yang sedang berada di dalam gerja pun panik hingga membuat mereka berkeluaran keluar geraja dan mencari dari mana sumber suara tersebut
menurut kesaksian seorang warga bungkusan yang di lemparkan oleh juhanda adalah sebuah bom molov yang membuat 4 oang anak anak anak yang bermain di dekatnya mengalami luka bakar yang serius namun sayang salah satu dari 4 orang anak anak tersebut meningal dunia saat di periksa di rumah sakit

setelah selesai melakukan aksinya juhanda pun lari keluar gereja namun percobaan melarikan dirinya tersebut di kejar oleh salah seorang jemaat yang bernama samuel tulung berusia 43 tahun beberapa warga yang mengetahui aksi juanda tersebut pun bergegas untuk mengepung juanda juanda yang sudah kehilangan arah pun langsung terjun kesungai dan mencoba melarikan diri kembali dengan berenang namun aksi nya tersebut tetap gagal setelah samuel tulung mengejarnya dengan menggunakan perahu samuael mengatakan juhanda sempat melakukan perlawanan terhadap samuel dengan memegang keras paha samuel saat juhanda tengah di naikan keatas kapal namun dengan kerasnya samuel memberikan pukulan keras dan bogeman yang membuat juhanda tidak berdaya lagi warga yang telah melaporkan hal ini kepada pihak polisi pun samuel pun langsung datang dan memeriksa lokasi hingga akhirnya samuel dan wraga lainya berhasil membawa juhanda kembali ke gereja dan dibawa oleh petugas polisi untuk di amankan di duga kejadian ini ada sangkut paut nya dengan pertentangan agama

No comments:
Post a Comment